ANALISA MANAJEMEN PROYEK DENGAN METODE HOUSE OF RISK (HOR) STUDI KASUS PEMBANGUNAN JEMBATAN BENYO PAJANGAN, KABUPATEN BANTUL PROVINSI YOGYAKARTA

Much., Bondan Jayadi (2020) ANALISA MANAJEMEN PROYEK DENGAN METODE HOUSE OF RISK (HOR) STUDI KASUS PEMBANGUNAN JEMBATAN BENYO PAJANGAN, KABUPATEN BANTUL PROVINSI YOGYAKARTA. Bachelor (S1) thesis, Universitas Widya Dharma Klaten.

[img] Text
Bondan Fix.pdf

Download (1MB)

Abstract

Pada suatu proyek kontruksi pasti terdapat resiko suatu pekerjaan resiko tersebut bisa berupa kecelakaan kerja, kelangkaan material, dan masih banyak lagi. Dan karena adanya resiko tersebut dapat menyebabkan keterlambatan proyek sehingga perlu adanya tindakan pencegahan dengan dengan cara manajemen resiko. Manajemen risiko merupakan suatu usaha untuk mengetahui, menganalisis serta mengendalikan risiko-risiko yang ada dalam setiap kegiatan serta sebagai bentuk pengelolaan terhadap risiko untuk meminimalisasi konsekuensi buruk yang mungkin muncul dari kegiatan proyek yang dilaksankan. Dalam penelitian ini akan dilakukan identifikasi resiko risk event ( kejadian resiko ) dan risk agent pemicu/penyebab resiko) pada pekerjaan kontruksi serta strategi mitigasi dengan menggunakan model House of Risk (HOR). HOR adalah pengembangan metode QFD (Quality Function Deplyoment) dan FMEA (Failure Modes and Effect Analysis) yang digunakan untuk menyusun suatu framework dalam mengelola resiko. Pada penelitian ini bertujuan menemukan faktor-faktor yang dominan yang bisa saja menyebabkan dampak negatif dengan maksud agar proses perencanaan dan penjadwalan proyek konstruksi dapat dilakukan dengan lebih tepat dan cermat, sehingga keterlambatan setidaknya dapat dihindar atau dikendalikan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey menggunakan kuisioner. Analisis dimulai dari identifikasi risiko melalui studi literature, kemudian dilakukan penyebaran kuisioner kepada responden terpilih yang terkait di tempat proyek tersebut. Setelah faktor – faktor penyebab ditemukan maka akan dilakuan identifikasi, analisa dan mitigasi resiko yang terjadi pada proyek. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini adalah terdapat 7 risk event pada tahap persiapan, 9 risk event pada aktivitas pengadaan material dan alat, dan 13 risk event pada proses konstruksi, 5 risk agent prioritas atau penyebab risiko prioritas terhadap risk event. Dan terdapat 5 langkah mitigasi yang paling efektif berdasarkan hasil perhitungan menggunakan metode HOR yaitu Mengadakan rapat terkait risiko yanng terjadi, Membuat prosedur pengawasan dan sanksi, Melakukan Seleksi pekerja yang lebih baik, Pendekatan secara personal, dan Melakukan TBM sebelum bekerja Kata kunci: Manajemen Risiko, House of Risk (HOR), Manajemen proyek, mitigasi, resiko.

Item Type: Thesis (Bachelor (S1))
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil
Depositing User: Unwidha Perpustakaan Unwidha
Date Deposited: 29 Apr 2021 02:44
Last Modified: 29 Apr 2021 02:44
URI: http://repository.unwidha.ac.id/id/eprint/2271

Actions (login required)

View Item View Item